HELLO GUYS Dulu pada saat masa Kasultanan Yogyakarta, alun-alun selatan atau alun-alun kidul ini dijadikan sebagai tempat untuk melatih ketangkasan para prajurit keraton seperti berkuda, memanah dan latihan perang lainnya. Para prajurit keraton juga sering melatih konsentrasi dengan cara berjalan melewati tengah pohon beringin yang ada di Alun-alun dengan mata tertutup. Menurut kepercayaan atau mitos, barang siapa yang lewat tengah pohon beringin itu semua keinginannya dapat terkabul. Ada beberapa kegiatan yang dapat anda lakukan ketika anda berkunjung ke Alun-alun Selatan Yogya yaitu anda dapat menyewewa sepeda tandem dan odong-odong untuk menikmati suasana kota Yogyakarta ketika malam hari. Sepeda tandem dan odong-odong di Alun-alun selatan sudah dihiasi dengan lampu warna-warni yang didekor dengan menarik. Tetapi untuk bisa menaiki sepeda tandem dan odong-odong tersebut anda harus membayar Rp. 15.000 – Rp. 30.000. Mengayuh sepeda tandem atau odong-odong dapat menjadi pengalaman yang...
Features: Shame on Ibanez for discontinuing this "Luthite" model! The current EDB range is no longer made from Luthite, which is some sort of plastic compound. Ultra-tough, solid and really rugged. The finish on them is all the same. Rosewood neck with 24 frets, two awesome active pickups with 5 knobs. 1 volume, 1 pickup selector (yes a knob, not a switch), then a 3-band EQ! Sound: I used to play a lot of heavy metal, but I've since moved into more funk. The bass handles both beautifully. The pickups and the 3band EQ make almost any sound possible! I use a Gallien Krueger 700RB head, a GK 15" box. I can get sounds ranging from Geezer Butler (Black Sabbath) to Korn, and Flea from RHCP. Action, Fit & Finish: I purchased it second hand from The Bass Player (in Sydney, Aus) so it was setup perfectly. The action on this guitar is ultra-low (great for speed metal) and there is no fret buzz on the low B, unless you hit the string too hard. Ibanez know what they are do...